Raka yang tertidur di sofa ruang tengah terbangun. Ia bangkit dari berbaringnya, lalu menuju kamar tidur. Dibukanya pintu kamar perlahan. Di atas ranjang tampak Tari tidur dengan kondisi tempat tidur yang berantakan. Raka yakin pasti Tari sudah menumpahkan kekesalanya pada tempat tidur. Baju tidurnya yang minim tersingkap sampai ke pangkal pahanya. Dadanya yang tanpa bra membuat gunung kembarnya hampir ke luar sempurna dari balik baju tidurnya. Perlahan Raka merapikan baju tidur Tari, lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh istrinya. Dirapikan rambut Tari yang bertebaran di atas wajah Tari. Dengan lembut dikecupnya kening Tari. "Aku mencintaimu, tapi aku tidak ingin kamu lupa akan kewajibanmu sebagai seorang istri, aku bisa menerima jika kamu tidak bisa mengurus rumah dengan baik, tap

