Mia, Raffa, dan Rika diantar Raka dan neneknya ke Bandara. "Abang dan Ibu, benar-benar tidak ingin ikut tinggak di Jakarta?" Tanya Mia untuk kesekian kalinya. "Tidak Bunda, nanti kalau liburan saja Abang ke sana, bolehkan Ayah?" "Boleh dong, nanti Ayah yang akan jemput Abang sama nenek" jawab Raffa. "Terimakasih Ayah" "Iya" Mia memeluk Ibunya. "Maafkan aku karena harus meninggalkan ibu" air mata Mia jatuh membasahi pipinya. "Anak perempuan itu bukan lagi milik orang tuanya saat dia sudah menikah Mi, suaminyalah yang paling berhak atas dirinya, kewajibanmu sebagai istri untuk mengikuti kemanapun suamimu pergi, Raffa pria yang baik, Ibu yakin dia akan jadi suami yang baik untukmu, dan jadi Ayah yang baik bagi putra putrimu, kamu harus bisa membawa diri di tempatmu yang baru ya Mi, a

