Secara mengejutkan, Kerin mendapat telepon dari nomor Alvo. Semula Kerin pikir Alvo salah menelpon. Mungkin Alvo sedang menghubungi ke nomor orang lain, tapi justru malah salah tekan. Namun, Alvo menelpon Kerin lebih dari dua kali. Yang mana artinya, Alvo memang sengaja menelpon dirinya. Kerin mengangkat telepon Alvo. Begitu ia menempelkan benda persegi itu ke telinga kanannya, yang ia dengar malah suara orang lain. Bukan Alvo, melainkan seorang perempuan yang mengabarkan kalau Alvo tengah dirawat di rumah sakit. Alvo baru saja mengalami kecelakaan mobil. Kerin setuju saat diminta ke rumah sakit. Tidak ada yang bisa dihubungi selain nomornya. Dengan wajah panik, Kerin meminta alamat rumah sakit tempat Alvo dirawat. Setelah mendapat alamatnya, Kerin segera pergi menggunakan taksi. Ses

