“Bro, ini cola tangkap” Fahri melempar sekaleng minuman cola dan ditangkapnya dengan mulus oleh Usman. “Sebenarnya aku tidak minum yang bersoda, tapi untuk karena kamu yang kasih it’s okay” dibukanya kaleng minuman tersebut lalu ditenggaknya perlahan. Fahri duduk disamping Usman dan juga meminum minuman yang sama. Mereka sedang duduk di sebuah taman yang berada di halaman sebuah mal. Fahri sedang bertugas untuk memantau salah satu toko yang dipimpinnya di mal tersebut. “Bro, yakin mau balik ke Pakistan?” tanya Fahri pada Usman. “Entahlah.. Aku juga belum tahu mau bekerja apa disini. Pamanku batal memberikan pekerjaan untukku” “Kata kak Aisyah, kamu mau dijodohin?” “Ya, ibuku sudah menyiapkan jodoh untukku. Huff.. sepertinya aku memang harus kembali ke Pakistan” “Ya, kamu memang haru

