Sebelum ikut tidur bersama Uwais, aku mandi terlebih dahulu. Membasuh keringat yang menempel di tubuhku. Aku tidak menghabiskan waktu yang lama untuk mandi karena mataku sudah sangat mengantuk. Saat keluar dari kamar mandi, betapa terkejutnya aku melihat ada sosok lelaki yang sudah duduk di pinggir ranjang. Aku hanya mengenakan handuk saja untuk menutupi sebagian tubuhku. Rambutku yang basah kugerai begitu saja. Lelaki tersebut langsung berdiri saat melihatku keluar dari kamar mandi. Dia melangkah maju mendekatiku. Wajahnya tersenyum sumringah melihatku yang hanya terbalut handuk. Kakiku terpaku tidak bisa bergerak. Lelaki itu semakin dekat padaku. Ketika jarak kami sudah tidak sampai satu meter, dia menarik tubuhku ke dalam pelukannya. “Iiihh lepasin aku!” kataku pada lelaki tersebut sa

