Sepertinya pilihanku kali ini untuk menolak kembali pada Usman tidaklah salah. Memang aku belum tahu apakah Rendi yang akan menjadi jodohku atau bukan. Setidaknya aku tidak ingin terjatuh di lubang yang sama. Sekarang aku akan menata kehidupanku yang baru, dan kehidupan itu bukanlah bersama Usman. Kini aku akan menaruh kepercayaanku pada Rendi. Aku akan mencoba mencintai lelaki yang cuek ini. Walau nantinya akan sangat sulit, namun aku akan terus mencobanya hingga akhirnya aku akan sangat mencintainya. Karena dia, Rendi, adalah lelaki yang mama pilihkan untukku. Dan aku yakin mama tidak akan menjerumuskanku ke lubang yang salah. Kali ini aku taruh keyaninanku disitu. *** Langit sudah gelap saat aku keluar dari kantorku. Kulihat mobil Rendi sudah berada di parkiran. Sepertinya dia

