"Juga ucapan ulang tahun yang terlambat. Aku ingin memberikan ini saat kita bicara di halte depan taman bermain. Tapi kau tidak datang, dan aku menyimpan itu untuk diriku sendiri sampai detik ini." Satu senyuman Latisha berikan. Dan Jerome melihat bukan senyuman ramah nan hangat yang biasa Latisha berikan untuknya. "Maaf karena bungkusnya kusut dan ada robek kecil. Aku menyimpannya terlalu lama karena memang aku ingin. Berharap aku bertemu denganmu sekali saja setelah kau mengganti nomormu." Latisha menarik napas panjang. "Maaf sekali lagi. Maaf. Maaf untuk segalanya." Latisha segera bangun. Saat dia mendongak, menemukan satu gadis asing yang merangkul bahu Jerome dengan senyum lebar. Seketika Latisha terpaku. Memandang gadis cantik itu dengan pandangan bertanya sekaligus cemas. "Kau

