IKYWT - 25

1007 Kata

Latisha terbangun dari tidurnya saat melihat jam, memandang jarum yang berhenti di angka satu dan angka lain, dua belas. Alisnya berkerut menemukan tangan lain yang memeluk pinggangnya dari belakang. Napasnya tercekat, tapi kembali rileks saat tahu aroma parfum menyengat ini milik siapa. Latisha ingat benar saat dia pernah memberi hadiah gratis pada penggemarnya yang beruntung di Begin Again Cafe untuk menerima bingkisan darinya berupa parfum mahal dari pabrik parfum kenamaan milik sang ibu yang harganya selangit. Dan aroma parfum yang pria ini pakai, serupa dengan aroma kayu dan citrus yang mengundang seperti produk yang sempat dirilis perusahaan ibunya dua bulan lalu. "Hyena?" Latisha menyebut salah satu koleksi parfum pria sang kekasih dengan alis berkerut. Berbalik memutar badan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN