"Latisha?" "Ya?" Latisha menoleh. Terpaku menatap mata kelam Hiroito Tamara yang menatapnya ramah. Dia meminta tolong pada staff untuk menyimpan gitar miliknya dan bergerak turun untuk menyapa ibu Jerome. "Uhm, aku minta maaf karena datang kemari. Tapi serius, aku terkejut kalau kau sering lakukan mini konser ini diam-diam dan terus berulang." Latisha menggeleng dengan senyum malu. "Tidak apa. Aku yang berterima kasih karena mau datang. Apa Nata yang memberitahu?" "Ya, dia," balas Tamara senang. "Nata tidak mendapat undangan khusus, tapi dia rela mencari undangan itu untukku. Terlebih ini dirimu, semua orang ingin menonton konsermu dengan membayar mahal. Aku sama sekali tidak keberatan kalau harus berdiri dua jam hanya untuk melihatmu di atas panggung. Tapi tadi luar biasa." "Bukan m

