"Bukan masalah. Aku kosong pagi nanti. Alana bisa menjemputku." "Siapa Alana?" "Manajernya," sahut Jerome singkat dan Latisha mengangguk. "Aku akan melihat kamar tamu sebentar. Karena aku dan Ian akan menginap." Asha bergegas naik ke lantai atas. Saat Ian membawa kedua anaknya turun dari kursi. Merapikan gaun Hani dan menggandeng keduanya untuk naik ke lantai dua bersama sang istri. Latisha kembali merasakan hampa di meja makan ini. "Kita sebaiknya berkata jujur kalau—," "Nanti." Latisha mendesah pendek saat pria itu balas menatapnya. Bukan desakan meminta Latisha tetap diam, tapi karena Jerome tahu benar kalau Latisha adalah gadis penurut. "Oke." Jerome balas menatapnya dengan pandangan lain. Saat Latisha bersiap pergi, dan dia merasakan ada genggaman tangan lain di tangannya, seb

