IKYWT - 99

1066 Kata

Kairo menghela napas dengan dengusan kecil. Tidak sama sekali peduli dengan pipinya yang memerah sekali pun dan terasa panas. Mabuk telah nyaris merengut semua isi kepalanya yang waras. "Aku hanya ingin mengingatkan," Kairo terbatuk agak keras. "Kalau HIV belum ditemukan obat atau vaksinnya. Jadi seandainya kau terkena penyakit membunuh itu di sepuluh atau lima belas tahun ke depan, rasakan sensasi dari hasil memetik buah karma." Sebelum satu tamparan kembali melayang, Latisha dan Tara reflek bangun. Dengan Tara yang menahan agar Kairo tidak kembali bersuara dan Latisha yang memasang badan untuk sahabatnya. "Mundur, girls." Gadis itu melengos pergi karena wajah sinis Latisha tidak lagi tertahankan. Mereka tahu dengan siapa berhadapan, dan tidak lagi ingin mencari mati dengan menyentuh Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN