OL (18)

1357 Kata

“Kamu tidak apa-apa?” Molly terdiam tak menjawab, matanya yang membulat menatap JB dengan jarak yang cukup dekat, nafasnya juga seolah tertahan. “Hei..” JB menjentikkan jarinya di depan Molly yang tetap diam seakan terhipnotis. Hingga membuat Molly tersadar dan mengedipkan matanya beberapa kali. “Aah.. iya. aku tidak apa-apa.” “Ouu..” ucap JB dengan anggukkan kecil. Dia juga terlihat melirik layar ponsel Molly yang masih menampilkan panggilan dari Kenzo. Kemudian dia melepaskan Molly dengan sedikit kasar, hingga membuat Molly sedikit terkejut. “Berhati-hatilah dan kau jangan menghambat jalan masuk.” Ucap JB seraya meninggalkan Molly begitu saja. “Ma-maaf.”  Molly berucap dengan dera nafasnya yang kembali terengah-engah. Seketika itu juga terlihat orang-orang di kantin berbisik-bisik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN