Tepati Janjimu

1035 Kata

Suara derit pintu bambu terbuka membuat Amar dan Dewi terjaga bersamaan. Mereka lantas menyibak kain yang membungkus tubuh mereka—kain yang Bore berikan pada mereka beberapa hari lalu. Tidak hanya seonggok kain saja yang menjadi keajaiban untuk keduanya. Daftar Kebaikan Bore yang serba mendadak itu menjadi bertambah mana kala sekarang lelaki itu memberi isyarat dengan menempelkan telunjuk pada bibirnya lalu menggerakkan tangan seolah memberi mereka perintah untuk mengikutinya. Sesaat Dewi dan Amar saling pandang. Ada ketakutan tersendiri bagi, terlebih bagi Dewi melihat Bore yang secara tiba-tiba mengeluarkan mereka di dalam jeruji. Amar dan Dewi tidak punya pilihan lain. Hidup dan mati mereka memang sudah di ujung tanduk semenjak mereka terkurung menjadi sandera suku hutan. Entah Bo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN