Epilog

1080 Kata

Kalau ditanya bau apa yang paling tidak Dewi sukai. Jelas ia akan menjawab disinfektan. Dewi benci ketika bau itu menguar dan berputar-putar di sekelilingnya. Karena bau itu menjadi pemicu untuk memorinya memproyeksikan luka lama saat ia mengerang marah atas kecelakaan yang merenggut buah hatinya. Dewi menggelengkan kepala. Dia harus melupakan semua luka masa lalunya atau dia terus berada dalam kubangan luka lalu mati di dalamnya serupa pasir hidup menyesap tubuh manusia. Lagi pun, Dewi memang mau tak mau harus memerangi hal yang tak ia sukai saat ini karena dia harus menjaga lelaki yang terkulai di atas gatch bed. Luka Amar memang tidak parah, tapi akan menjadi parah jika tidak segera ditangani. Ah, tidak. Lebih tepatnya memang seharusnya dari awal lelaki itu menerima pertolongan per

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN