Epilogue

341 Kata

Oh, love... There he was. Berjongkok tak jauh dari mobilnya. Dengan kedua tangan terulur dan memanggil-manggil nama seorang balita yang sedari tadi melompat riang di hadapannya. A gentle and affectionate smile planted on his face. Ia segera berdiri dari jongkoknya dan menggendong balita yang penuh keceriaan di depannya ketika menyadari kehadiranku. Sebuah kehangatan menjalar ke seluruh tubuhku. Melihat pria yang kucintai dengan sepenuh jiwa dan raga bersama buah hatiku yang tersenyum menungguku. "Mama!" panggil putriku. Ia melambaikan tangannya. Memintaku untuk segera menghampirinya. Senyum tak dapat tertahankan. Ku biarkan mengembang. Ku langkahkan kakiku dengan cepat, menghampiri mereka. Berlari kecil ke arah suami dan putriku. Angin musim panas menerpa dress selutut berbahan tip

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN