3 bulan kemudian... "Papa, Bunda...." Jeritan mungil itu melengking dari dalam kamar Marshal hingga ke ruang kerja Jee. Suara Shaila membuat Jee dan Yoanna yang saat itu tengah mengemasi berkas ke dalam map saling bersitatap, kemudian mereka pun berlari secepat mungkin ke kamar Marshal yang kebetulan bersebelahan dengan kamar Shaila. "PAPA..." Jee yang lebih dulu sampai di bibir pintu mencari-cari apa yang terjadi tetapi ia langsung memahami saat tangan mungil dari tubuh gemuk Marshal menguasai kertas. Bayi yang kini berusia 5 bulan itu tersenyum ke arah Jee. "Um.... Hai kawan," Jee menahan tawa saat Shaila berusaha merebut kertas bergambar dari tangan Marshal, tetapi Shaila tidak memiliki keberanian. "Ada apa ini?" Dari belakang Jee langkah Yoanna sangat cepa

