3 hari kemudian Fero memberikan persaksian untuk persidangan yang dijalani oleh Tuan Dito, tak disangka Fero malah memberikan kesaksian bawasanya terbunuhnya ibunya oleh Tuan Dito merupakan ketidak sengajaan, hal itu membuat beberapa orang yang mengetahui dan mengenal Feri terkejut, dan yang paling terkejut adalah Yuni, padahal Yuni berharap Tuan Dito dihukum dengan seberat-beratnya namun kakaknya malah memperingan hukuman yang di terima oleh Tuan Dito, sontak hal itu membuat Yuni kesal dan memasang wajah yang muram. Dan hal itu membuat Tuan Dito meneteskan air mata, mungkin dia merasakan langsung bagaimana rasanya kebaikan yang diterima nya atas usahanya untuk memperbaiki kesalahannya. Niat baik Fero belum sampai kepada Yuni, pada dasarnya Fero hanya ingin memutus rantai kebencian, kead

