Bagian 22 - Ratu Sehari

2163 Kata

Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap tanda love dan follow akun aku ya :)   ***   Kejadian hari ini di kantor tidak bisa luput begitu saja dari ingatan Naya. Meski harus tetap bekerja secara professional, tetapi tetap saja sulit bagi Naya untuk menampilkan wajah tersenyumnya. Kenan pun tidak banyak protes tentang hal itu. Dia menyadari jika Naya menjadi seperti itu karena dirinya. Bahkan seperti sekarang, Naya hanya mematung dengan tatapan kosong saat Kenan berusaha memberitahunya beberapa bagian dari laporan yang diberikannya untuk diperbaiki. “Bagan yang ini akan lebih mudah dimengerti jika dibuat lingkaran, jadi klien kita akan tahu seberapa besar keuntungan yang mereka terima. Nanti tolong beritahu bagian project untuk memperbaikinya. Kamu mengerti, Naya?” Kenan meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN