Sesampai rumah, Bibi Luna dan Hana pun langsung menata semua bahan bahan itu di dalam rak lemari yang berwarna bening. “Ini kita seperti buka Evtaamart di rumah sendiri ya, Non” ujar Bibi yang melihat ruangan sebelah dapur sudah seperti pasar kecil-kecilan. Sangking banyaknya. “Hehe iya, Bi. Tapi lihatnya bagus juga ya. Oh ya, ini kan ada yang kosong, mau aku tempatin camilan yang aku buat. Jadi nanti akan ada berbagai macam camilan di sini, kalau Bibi mau tinggal ambil aja ya, gak usah beli,” ujar Hana tersenyum. “Wah nanti kayak toko kue gitu ya, Non?” “Hehe iya, tapi kue karya Hana semua,” “Kenapa gak sekalian buat toko kue, Non. Kan lumayan bisa menghasilkan uang?” “Enggak deh, Bi. Aku lebih suka jadi penulis aja, ketimbang jadi pengusaha,” “Loh Non seorang penulis?” tanya Bibi

