“Hai” sapa Aku sambil duduk dan melepas handset yang tadi Aku pakai “Kamu apa kabar, kok bisa sakit sih” ternyata baru dua hari aja Aku dirumah sakit di udah tahu kabar Aku, tahu dari mana dia apa dari Clara tapi enggak mungkin sih orang tadi aja Clara terkejut waktu Aku memperlihatkan chatan Aku sama Agung “Gara-gara kamunya suka sama yang lain” ucap Aku sambil bercanda dan sedikit tertawa “Udah enggak usah dibahas lagi yah aku mohon” mohon Agung supaya perkataan Aku tadi enggak diomongin lagi “Siap kapten” tegas Aku, itu kata-kata sewaku Aku sama dia masih pacaran “Oke deh ibu negara” Agung pun sambil tertawa dan Aku nangis dan enggak bisa ditahan lagi. “Kenapa nangis” tanya Agung sambil mengusap air mata Aku, oh tuhan aku masih sayang banget sama dia masih belum sanggup kehilanga

