"Iya aku sayang kamu !" Juni teriak di samping helm ku "Aku enggak he he he..." "Ya sudah biarin aja." lah kok di biarin sih enggak cees deh "Ih kok di biarin sih" cetus ku yang sedang kesal "Biarin aja palingan nanti sore bakalan sayang..." "Ini kan sudah sore !" "Kalau gitu nanti malam palingan juga sayang." sudah sayang kok he he he "Kalau enggak gimana ?" ucap ku yang dari tadi ingin sekali di cium sama Juni "Aahh udah ya enggak usah bahas itu dulu !" rengek Juni sambil memeluk dan menyandarkan kepala nya di punggu ku. "Iya" Situasi di motor kembali sunyi seperti tadi. Aku enggak ingin merusak suasana ini. "Aku bangga punya pacar kayak kamu !" kata Juni sesaat "Bangga nya kenapa ?" "Kamu Atlet, kamu terkenal, kamu di sukai banyak cewek, aku suka kamu !" Allhamdulilah,

