Setelah petugas meninggalkan ruang perawatan Tuan Arion, Lukas duduk di kursi yang telah disediakan. Sepertinya ia ingin membicarakan hal penting yang serius kepada Tuan Arion dan ia memahami gelagat Lukas itu. "Apa yang ingin kamu bicarakan, Lukas?" "Jujur, saya sangat mencintai Alexa." "Soal Alexa ya?" "Tapi saya juga menyadari, kalau hati Alexa bukan milik saya. Kalau pun saya memaksakan nya, itu akan sangat menyakitkan. Saya bukan mundur, tapi memberikan waktu dan kesempatan bagi hati Alexa mendapatkan kebahagiaannya. Tapi kalau ia terluka sekali lagi, saya akan memenjarakannya dan memaksa dia untuk tetap di sisi saya hingga menua." "Lukas." "Saya yakin, pengorbanan dan waktu, akan memunculkan rasa cinta itu walau hanya setetes. Tuan, jangan sia-siakan kesempatan yang saya berika

