Gesekan kartu kepemilikan apartemen, terdengar nyaring, lebih daripada biasanya. Sandra yang begitu marah tidak lagi bisa bersikap manis, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Perempuan berusia 26 tahun itu hampir hilang akal dan tidak memiliki keinginan lain, selain menghancurkan Alexa yang tampak begitu dekat dengan laki-laki yang selama ini menjadi sumber kekayaan dan kesenangannya. "Tidaaak!" teriak Sandra sambil menjambak rambutnya sendiri, sambil menahan tangis. Masih merasa belum puas dan panas hati, Sandra melempar tas yang sejak tadi pagi ia kenakan dan berisi beberapa alat kosmetik serta dokumen penting ke atas etalase mewah, yang selama ini menjadi tempat barang-barang dengan harga fantastis yang diberikan tuan Arion kepada dirinya. Napasnya sesak, pakaiannya bera

