Wajah Clara tiba-tiba langsung berubah mejadi datar saat mendengar kata motel. "Kenapa Rara ...? Apa aku salah mengatakan sesuatu hingga wajahmu seperti itu?" tanya Reno sambil mendekap erat tubuh mungil Diva ke dalam peluknya. Hembusan angin semakin kuat. Membuat beberapa pohon kelapa yang berjajar di tepi pantai seakan roboh dan mengenai kepala. Sehingga beberapa kali Reno bergerak spontan dan menunduk setiap angin kencang menerpa ke arah mereka. "Ayok cepat Clara jangan diam saja!|" seru Reno sembari sebelah tangannya menarik tangan kanan Clara agar bergegas pergi dari tempat mereka berdiri. Seraya sudah tahu ke mana mereka akan melangkahkan kaki selanjutnya, tetapi ternyata Reno masih kebingungan mencari di mana motel terdekat di pantai ini. Ombak yang bergulung semakin tinggi pun

