Mati kutu

1317 Kata

“Memang apa yang sudah kamu lakukan Gina?!” tanya Nia kebingungan. Gina meringis dan menangis. Wildan melepaskan perlahan tangannya yang mencengkram lengan Gina, seraya menghempaskannya. Gina hampir saja terjatuh karena dorongan Wildan. Tangisnya sudah mulai sesegukan. “Apa yang sudah kamu perbuat Gin?!” tanya Nia, mulai merasa ada yang tidak beres. “Cepat katakan, jangan diam saja!” Tangis Gina semakin menjadi. Ia sesegukan dan mengusap kasar air mata yang mengalir di pipinya. Rasanya Wildan ingin menjambak rambut Gina dan menyuruhnya untuk segera berbicara. Tapi ia tidak sampai hati melakukan hal seperti itu. “Cepat jelaskan pada kami, apa maksudmu memberitahukan hal-hal yang tidak seharusnya pada Lolita?!” tanya Wildan berseru dan nampak emosional. Sepasang mata Nia membulat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN