“Kamu pilih aku atau dia?!” seru Wildan pada Clara. Ia menunjuk Reno dengan tatapan tajam dan mengilat. Clara diam. Tentu saja dia tidak mampu menjawab. Walau tentu saja yang dipilihnya adalah Reno. Tapi tidak mungkin jika Clara menjawab Reno lah yang dipilihnya. Karena masih menghargai perasaan Wildan. “Kenapa diam Clara? Jawab ... Siapa yang kamu pilih? Jangan diam saja begini ...,” tanya Wildan lagi. “Sudahlah Wildan jangan begini,” sahut Clara. “Aku tidak bisa menikah denganmu, tapi jangan kamu salahkan Reno. Dia tidak salah apa-apa ....” Sebuah senyuman tipis menyeringai terhias di wajah Wildan. “Jangan salahkan Reno? Tentu saja semua ini karena salahnya. Jika bukan karena dia, kamu tidak akan menjauh dariku. Pasti semuanya masih baik-baik saja ....” Melihat Clara terus disudut

