“Cheers!” Astrid dan empat kawannya bersorak bahagia. Beralasan diundang pesta perayaan anniversary pernikahan Dahlia dan suaminya. Ternyata Astrid hanya ingin bersenang-senang dan kumpul dengan teman-temannya. Melepaskan diri dari penatnya mengurus rumah dan menjadi ibu rumah tangga. Banyaknya makanan mahal terhidang di atas meja. Steak dengan ketebalan large, makanan pendamping, makanan pembuka, penutup dan minuman mahal anggur merah tersaji. “Aduh, makasih Astrid ... kita udah ditraktir makan di rerstoran hotel bintang lima yang mahal banget kek gini ...,” kata Dahlia sambil tersenyum. “Kamu tuh ya, udah cantik, baik, engga pelit lagi!” Senyuman Astrid yang tersungging semakin melebar. “Kenapa kita engga kenal dari dulu aja ya ...

