“CEO hotel Great.” Laras terus menyebutkan itu dalam hatinya. Sampai masuk ke dalam kamar dan menjatuhkan diri ke ranjang, masih dengan gaunnya yang panjang itu. Untuk sesaat kekecewaan batal makan malam teralihkan. Penasaran pada si pengundang pesta itu. Kemudian, dia lepas sepatu hanya dengan menggerakkan kaki saja. Laras membuka ponselnya lagi. lalu berselancar di mesin pencarian. Ia ingin tahu tentang Great Hotel dan CEO- nya itu. Tapi, sayang usaha tetap tidak membuahkan hasil. Banyak keterangan atau artikel yang memuat tentang hotel bintang tujuh itu. Tapi, tak satu pun ada kaitannya dengan Arlan Surya Praja. “Hehh… Siapa sih, dia? Manusia atau hantu? Kalau manusia kenapa nggak ada jejaknya di media sosial sedikit pun,” tanya Laras kesal seraya meletakkan ponselnya di ranjang. Ma

