Hidung berdarah, sudut bibir dan sudut mata memar, sejauh ini, itulah luka yang didapatkan oleh Raihan akibat insiden tadi "Nanti nyokap bokap lo tanya, lo bilang apa?" Raihan masih asik memainkan handphonenya, lalu menoleh ke Salsa yang ada di sampingnya "Gampang itu mah" "Ya kalau ama lo emang semua aja digampangin" cibir Salsa sambil mengaduk es jeruknya Ya dapetin hati lo aja yang susah, Sa Raihan menghentikan aktivitasnya, memperhatikan Salsa yang tengah asik dengan minumannya "Belum makan siang kan? kenapa minum gituan? maag lo sakit lagi gimana?" Salsa terdiam memandang Raihan disampingnya yang sudah meluncurkan berbagai pertanyaan "Sini, sini, kalau mau minum ini harus makan dulu" Raihan menarik paksa minuman milik Salsa dan meminumnya "Anjir Raihan!" Salsa setengah bert

