"Mom sudah siap. Ayo berangkat!" Nathan menyipitkan matanya dan menghela napas sebentar, menguatkan dirinya sendiri. "Ganti baju, ya? Aku tungguin lagi," ucap Nathan lembut. Febi melihat penampilannya sendiri. "Ih, kenapa? Febi lebay, ya?" "Ini, ini aset aku, Mom," ucap Nathan menunjuk-nunjuk bahu Febi. "Lagi nge-trend tahuuu." "Ganti, ya? Kenan keburu telat, Sayangku," bujuk Nathan lagi. "Tapi Febi suka," rengek Febi membuat Nathan mendengus pelan. "Ayo berangkat, Mom. Kenan akan terlambat," ucap Kenan datar. "Kenan, haruskah Mom ganti baju?" tanya Febi menatap Kenan penuh harap. "Tidak perlu, Mom. Aku sudah terlambat," ujar Kenan membuatnya mendapat lirikan tidak santai dari Nathan. "Kau tidak akan dihukum atau semacamnya, Dad bisa menjamin itu. Jadi, diamlah," ucap Nathan men

