57. Pemandangan yang Membakar Hati Sang CEO

1398 Kata

Nayla tidak perlu menunggu sampai keesokan hari. Sore itu juga, perintah dari Zayn langsung dijalankan. Baru saja Nayla selesai membersihkan koridor ruang eksekutif, Veronika datang menghampirinya. “Nayla,” panggilnya. Nayla segera berdiri tegak. “Iya, Mbak Vero?” Veronika terlihat sedikit ragu sebelum akhirnya berkata, “Mulai sekarang kamu ditugaskan membantu kebersihan ruang kerja Tuan Zayn.” Nayla tertegun. “Sekarang?” Veronika mengangguk singkat. “Iya. Sekarang.” Nayla tidak berani bertanya lebih jauh. Ia hanya mendorong troli pembersihnya menuju ruang kerja CEO itu. Begitu masuk, Zayn bahkan tidak menoleh. Pria itu sedang duduk di balik meja besar dengan beberapa dokumen terbuka di depannya. “Kamu sudah datang?” katanya datar. “Iya, Tuan.” “Bersihkan rak buku itu.” Nay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN