PART 36 – THE PAST Georgia bersandar di d@da Nicholas—akan tetapi dia tidak menangis, dia hanya mencari kenyamanan di sana. Mendengarkan jantung Nicholas yang berdetak tidak beraturan membuatnya nyaman sekaligus berbunga-bunga. “Kamu tidak mau bertanya masa lalu seperti apa yang menyebabkan aku pergi dari Unnayaq?” tanya Georgia sambil bergeming di dad@ Nicholas dan tetap merekatkan pipinya di dataran bidang pria itu. Ketika Nicholas datang, tidak ada yang dia lakukan selain memeluk Georgia dan mengusapkan telapak tangannya di punggung ataupun di kepala gadis itu. “Kamu tidak perlu menceritakannya kalau memang tidak mau, Gi. Sejujurnya aku sangat penasaran dengan cerita yang beredar, tapi aku tidak akan percaya lagi kalau itu tidak keluar dari mulut kamu.” Nicholas mengangkat

