LEAVE

1398 Kata

  PART 22 – LEAVE Gabrielle membantu Georgia mengepak pakaiannya ke dalam koper sambil pura-pura menangis. “Aku pasti akan merindukanmu, Gia.” “Ya ampun Gaby. Aku kan cuma pergi sementara bukan selamanya. Tidak usah banyak drama deh,” lontar Georgia. “Tapi kamu kan tidak tahu sebentarnya itu berapa lama….” “Ck, kalau kamu tidak tahan, kamu boleh menyusul ke sana, Gaby. Itupun kalau pekerjaanmu sudah beres.” “Kamu tega… meninggalkanku dengan begitu banyak pekerjaan yang harus dibereskan, Gia.” “Untuk itulah aku membayarmu kan?” Gadis tambun itu menyeringai, “Iya juga sih.” “Jangan lupa untuk memberi makanan pada ikanku dan teddyku yah.” “Ck, mana ada boneka butuh makan.” *** Georgia tidak harus menggunakan pesawat untuk mencapai tempat kelahirannya di suatu desa terpencil. Dia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN