Lux kembali membuka mata, tubuhnya juga terasa begitu lelah. Entah sudah berapa lama ia tertidur, tetapi pada bagian kewanitaannya masih terasa basah. Gadis itu mencoba untuk bergerak guna mengganti posisi, ia kemudian sadar jika Lexus masih memeluknya dan tidur sambil menyusu pada salah satu bagian p******a. Seketika, wajah Lux bersemu. Gadis itu ingat bagaimana ia meminta Lexus terus memasukinya, ia bahkan ingat desahan demi desahan yang disuarakannya pagi tadi. “Ini memalukan,” ujar Lux pelan. Lexus yang sebenarnya sudah bangun dengan sengaja mengisap p****g p******a Lux, ia kemudian membuka mata dan terus mengisap p****g p******a itu seperti bayi yang kehausan. “Ah ... Lexus, sssstttt ... ah, yah!” Desahan itu kembali keluar dari bibir Lux, ia menatap Lexus yang

