Jhonson Group, Spain
Trevroy sampai dikantornya dan langsung duduk ditempatnya.
"Siang nanti, tuan akan terbang ke Dubai untuk temu janji dengan Mr.Collin,"ujar Barbara
"Baiklah, persiapkan semua,"balas Trevroy
Seusai percakapan singkat, Trevroy langsung melihat dan memeriksa berkas dimejanya. Namun sejak tadi, pikirannya teralihkan karena sosok Debbie yang membuat skandal yang menurutnya sangat gila.
Trevroy melempar berkas berkasnya ke meja dan memanggil Barbara masuk.
"Barbara , buatkan aku kopi yang sangat panas, tambahkan hanya sedikit gula, tambahkan krimer dan s**u,"ujar Trevroy
Mengenai kopi, Trevroy memang ahlinya. Tapi jika dia sedang marah. Kopi yang dibuatkan harus sesuai permintaannya ,bila tidak maka bencana akan terjadi.
Sementara lain, Debbie datang ke Jhonson Group membawa beberapa pengawal kesana.
Beberapa pegawai tunduk padanya karena menganggapnya calon istri president mereka.
Debbie mengirim pesan singkat kepada Trevroy dan Trevroy langsung membalasnya kurang dari satu menit.
Trevroy memberikan akses masuk kepada Debbie untuk memasuki bagian B ,The Jhonson Group.
"Aku membawa surat perjanjian diatas kontrak,"ujar Debbie langsung pada inti dan tujuan dia kemari.
Trevroy hanya diam, menatap amplop yang belum ia buka itu. Sebenarnya ia sangat malas membukanya mengingat itu hal yang kurang penting.
Setelah beberapa saat, Trevroy akhirnya memutuskan untuk membuka amplop itu.
Trevroy tidak mengatakan sepatah katapun saat ini. Karena ia masih shock dengan apa yang ia lihat. Ia melihat aturan yang tertulis dan segala hal yang sulit dipahami.
Bahkan tertulis bahwa selama satu tahun Debbie dapat mengakses semua hal miliknya termasuk hal pribadi.
Uang dan harta milik Trevroy juga berbagi dengannya.
Tapi satu hal yang menarik dari ini semua, Debbie akan memutuskan hubungannya dengan Trevroy setelah satu tahun itu berlalu.
Setelah semua dibaca oleh Trevroy, Trevroy hanya tersenyum. Ia seperti mengerti suatu hal.
"Aku akan menandatanganinya nanti setelah aku kembali dari pertemuan bisnis di Dubai ,"ujar Trevroy
Trevroy mengerti taktik dan segalanya. Tujuan Debbie bukan dirinya, melainkan Jhonson Group. Ia menginginkan akses penuh di Jhonson Group dimana kekuasaan dibawa tangannya.
Tapi satu hal yang pasti, Trevroy tidak akan membiarkan itu terjadi. Tidak akan pernah!
Trevroy meninggalkan ruangannya dan keluar dari Jhonson Group. Ia menghubungi seseorang.
"Lakukan yang sudah direncanakan!" pintah Trevroy dan orang itu hanya mengiyakan Trevroy lewat telepon.
Trevroy tersenyum tipis dan melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tidak biasa. Senyum kemenangan terukir diwajahnya.
Don't try to fool someone who might be someone above you. batin Trevroy