Seharian ini mereka berkeliling Jakarta hanya untuk melihat universitas-universitas. Irham tampak kebingungan memilih universitas yang akan menjadi tempatnya melanjutkan pendidikan. Kakak iparnya sama sekali tak bisa memberi pendapat. karena Riska tak pernah tahu tentang dunia perkuliahan. Gadis itu sudah malas dengan yang namanya menuntut ilmu. Padahal, menuntut ilmu itu wajib bagi seorang muslim. "Jadi gimana, Ham? Kamu mau kuliah di mana?!" tanya Riska yang sudah lelah. "Nggak tau. Irham bingung." jawabnya jujur. "Halimah, mau ikut Kak Riska nggak?" Riska menaik-turunkan kedua alisnya. la ingin mengajak Halimah membeli es buah yang ada di depan sana. Sepertinya sangat menyegarkan. Halimah mengangguk singkat. Membuat kakak iparnya bersorak kegirangan. "Ustadz! Berhentiin mobilnya!

