Part 14. Awal Pembalasan "Minum, gadis kecil. Darah kita tidak akan membuatmu mati." ejek Hayden melihat Elizabeth yang baru saja selesai muntah-muntah. Elizabeth menatap Hayden dengan tatapan paling memelasnya. "Apa tidak ada cara lain selain meminumnya?" Oh ayolah, dia memang sangat ingin balas dendam tapi untuk minum darah, maaf saja. Dia tidak sudi! Membayangkan darah di dalam mulutnya saja dia sudah muntah apalagi meneguknya. Meskipun indra perasanya sudah tidak berfungsi, tapi, tetap saja, mual rasanya membayangkan kalau yang masuk ke dalam mulutnya darah. "Kau masih berniat kerja sama atau tidak?" Elizabeth mengangguk kuat. "Minum!" Dengan raut wajah yang sangat jijik Elizabeth memegang cangkir yang disodorkan Hayden. Mendekatkan ke bibirnya yang tertutup rapat. Bau anyir da

