Bab 48:Ektra 1

1174 Kata

Brian berlari dengan tergesa saat menerima kabar jika Raisa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kontraksi. Dengan jantung yang berdebar sangat kencang Brian membuka ruang bersalin itu dan melihat Raisa tengah meringis namun dia masih tersenyum menyambutnya. "Sayang, gimana?" Raisa tersenyum menyambut uluran tangan Brian "Dokter bilang baru pembukaan 4, masih harus menunggu." genggaman tangan Raisa mengerat seiring kontraksi yang datang terasa. "Apa sakit?" merasakan tangannya teremas kuat Brian semakin khawatir. "Sedikit," ucapnya dengan meringis. Brian tahu Raisa berbohong, sebab kuatnya genggaman Raisa di tangannya menandakan sakitnya proses ini, namun Raisa mungkin tak ingin Brian terlalu khawatir, jadi dia hanya berucap "Kamu sangat kuat, aku yakin kamu pasti bisa." Brian m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN