PART 35 - Merindukanmu

2107 Kata

Kaelan berjalan lurus, tak tahu harus kemana, tapi ia tetap berjalan. Merasa sesak berada di rumah tempat ia tumbuh besar itu. Kepala Kaelan serasa ingin meledak dan berapapun lama ia berjalan, laki-laki itu tak menemukan taksi sama sekali. Ia bahkan lupa membawa tasnya yang masih di mobil Karin. Semuanya terasa mengabur di ingatan Kaelan, termasuk cerita yang baru saja ia dengar. Semakin lama Kaelan memikirkannya, Kaelan semakin terjebak pada kegelapan. Kaelan tak tahu harus melakukan apa. Kaelan tak mungkin kembali ke Yasmin seolah tak terjadi apa-apa. Kaelan bahkan tak yakin bisa melihat mata perempuan itu lagi. Kaelan merasa seperti pendosa - orang yang tak boleh mendapatkan kebahagiaan dari Yasmin. Kaelan tak bisa kembali pada perempuan itu, tapi Kaelan juga tak bisa menceritakan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN