SB - Chapter 32

1654 Kata

Jenar berjalan dengan tertatih menuju rumah sakit. Wanita itu berjalan dengan menyentuh dadanya yang terasa sakit. Dia sampai didepan sebuah kamar, yang pastinya itu adalah kamar dari Valerie, Mamahnya. Dia membuka pintu ruang rawat Mamahnya, dan masuk kedalam. Sampai didalam, dia menatap seorang wanita yang masih terbaring dengan matanya yang terpejam. Dia mendekatinya, dia duduk dikursi sebelah ranjang wanita itu, kemudian memeluknya. Dia menaruh kepalanya diatas perut wanita itu, dia memejamkan matanya dan menghirup aroma tubuh milik Mamahnya. Hanya sebentar saja, kemudian dia merubah posisinya menjadi duduk dan menatap sendu wanita yang masih memejamkan matanya, “Mamah juga nggak sayang sama Jenar? Kenapa semua orang nggak sayang sama Jenar Mah.. Tuhan juga nggak sayang sama Jenar, di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN