SB - Chapter 16

2066 Kata

Hubungan Jenar dan Ayu merenggang, meski mereka tak secara terang - terangan mengatakan jika mereka tidak akur lagi, sorot mata Valerie menangkap jika ada sesuatu dengan mereka. Wanita itu menghampiri putrinya yang sedang membaca majalah, dan duduk disebelahnya. Kursi sofa yang diduduki Jenar bergerak, kemudian wanita itu menoleh ke sisi kirinya, dan tersenyum mengetahui yang duduk disampingnya adalah Mamahnya. "Selamat pagi Mamah," kata Jenar dengan ceria. Valerie membalas sapaan putrinya, "Pagi sayang, kamu sedang membaca apa?" tanya wanita itu. "Ah, ini. Jenar lagi cari bahan buat tugas akhir, biar nanti pas dead line, nggak kelimpungan, jadi Jenar cicil satu persatu." "Kamu nggak bareng sama Ayu, bukannya biasanya tugas kamu barengan terus nempel kayak anak kembar, nggak bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN