Valerie terdiam, menunggu jawaban dari pria itu. Keterdiamannya membuat Bima akhirnya membuka suara, "Yang hamil, yang hamil adalah-" Dret! Suara ponsel Valerie berdering, membuat wanita itu memalingkan perhatiannya dari pria itu, kepada ponselnya. Dia mengambil ponselnya dan melihat nama Dewi, baby sitter dari si kembar menghubunginya. Dia lalu menekan tombol hijau untuk mengangkatnya. "Halo Dew, ada apa kamu menelpon saya?" Valerie terdiam, lalu, raut wajahnya berubah panik, "Bagaimana bisa?! Baiklah, saya akan segera kesana Dew. Tolong jaga si kembar." Valerie menatap Bima dengan panik, "Mas, maaf aku tidak bisa menemani kamu untuk makan. Dewi baru saja menghubungi aku jika si kembar demam dan harus dirawat dirumah sakit, aku harus kesana sekarang, maaf aku meninggalkan kamu." "Ak

