SB - Chapter 22

2150 Kata

Saat Ayu bangun, dia merasakan ranjangnya sebelahnya kosong. Bahkan, tangan mungil milik wanita itu meraba untuk memastikan karena mata milik wanita itu belum terbuka. Lalu, dia mengerjapkan mata, dan membukanya. Kosong? Ayu bangkit dan mengambil kimono miliknya dan menutupi tubuh telanjangnya. Tak lupa, wanita itu mengikat rambut berantakannya agar terlihat rapi. Setelah itu, dia turun kebawah dan mencari keberadaan pria itu. "Dimana dia, tidak biasanya dia bangun setelah pergulatan semalam. Aku merasa tidak beres." Dia akan menuruni tangga, namun diurungkan saat melihat sebuah pintu kamar terbuka. Kamar tersebut adalah milik Valerie, lalu Ayu mendekat dan menjadi sedikit penasaran. Dia mendorong pintu kayu tersebut perlahan dan melihat kedalam kamar. Tangannya mengepal, dia sanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN