Dua Tujuh (Leon POV B)

1015 Kata

     Suara kegaduhan mendadak muncul dari dalam rumah. Bunyi benda pecah dan kayu yang menghujam lantai segera menggebrak ketenangan. Aku berlari ke dalam dengan mengabaikan Liliyana yang hampir saja membuatku murka. Dimuka pintu angin yang begitu kencang seperti badai bertiup dengan suara bergemuruh, danmenerbangkan sejumlah benda ke udara, lalu menghantam tembok. Lanny berdiri terpaku di muka tangga dengan raut muka ketakutan. Aku berjalan masuk, mencoba mencari dari arah mana kekacauan itu terjadi. Aku menduga tuan sedang mengamuk karena Anna, tapi dugaanku salah ketika tiba di depan ruangan tempat Anna terkurung. Tuan berdiri di sana, tak bergeming sama sekali. Sorot matanya tenang, meski terlihat sedikit gelisah. Aku berjalan mendekat padanya. Ruangan tuan berantakan, kedua pintunya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN