Ken tak mempedulikan geplakan sendok pada kepalanya karena ia lebih fokus ke Rika. Ia malah mengangguk semangat dan berkata, "Pokoknya suatu hari, Rika-chan harus jadi istriku!" Astaga, Tuan Muda... mengucap cinta padanya saja belum kau lakukan. Bahkan melamar dia jadi pacarmu pun belum! Maka dari itu, Ken seolah ingin memperlihatkan kesungguhan ucapannya karena Rika seperti tak mempercayai ucapan dia tadi. Padahal itu jujur dan spontan. "Yah, kalau bisa menikahi Rika-chan kan aku bisa untung dobel-dobel, seks yang hebat dan masakan yang enak selalu tersedia, hehe..." papar Ken lagi-lagi jujur penuh aura kepolosan bocah cilik. "Yoshhh! Oke! Aku akan berusaha!" Ken mulai mengobarkan semangat untuk memasak. Namun sebelum itu ia menghabiskan separuh dari nasi goreng yang ada di piringny

