Pemujaan (21+)

1105 Kata

Rika melongo sejenak. Bukan karena takjub melihat tubuh bugil alias telanjang Ken, bukan pula karena pria itu semakin tampan kalau dalam keadaan basah begini. Bukan, bukan. Namun, Rika takjub dengan pemikiran Ken barusan. Apa tadi? Membuka lapangan pekerjaan untuk anak buahnya? Itu serius? Ini benar-benar Fujisaki Kenkichi yang itu, kan? GYUT~ Dengan seenaknya, Rika sampai mencubit pipi Ken untuk memastikan jika ini bukan mimpi. Ken nampak meringis, dan Rika berseru, ''Ini nyata!'' dengan polosnya. ''Kalau soal itu, aku setuju. Apalagi kau bilang soal membantu anak buahmu untuk memberi mereka pekerjaan yang layak selain membunuh,'' sahut Rika dengan nada riang. Bagaimana bisa Ken yang awalnya pribadi egois ini jadi sebijaksana ini? ''Keren!'' Rika berseru kembali dan seenaknya maki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN