What the—siapa bilang Ken itu calon suaminya, coba?! Rasanya Rika ingin meneriakkan itu keras-keras. Apa pria ini memang benar-benar punya sifat menyebalkan sejak dilahirkan, sih?! Oleh sebab tak mau berdebat, akhirnya Rika tak menggubris kalimat dari Ken yang mengatakan soal calon suami tadi. Ia ingin terlihat ramah di depan mantan pemilik rumah kosong tersebut. Usai urusan rumah selesai, mereka pun kembali ke kediaman Tadashi dengan Rika yang terus menekuk wajahnya kesal. ''Seharusnya kau tak usah bicara begitu, bodoh! Aku kan belum menerimamu jadi calon suamiku,'' ketus Rika seraya taruh tangan kiri di pinggang, sedang tangan lain menepuk keras pipi Ken—toyoran. 'Pria suka dimanja? Huh? Kapan sih aku memanjakannya?!' Seingat Rika, ia tak pernah lakukan itu selama bekerja. Justru R

