Doa dan Jawaban

1592 Kata

Satu tahun kemudian, Singapura. Jo tampak sedang memegang map tulang berwarna abu-abu, sembari berdiri dan menatap ke arah luar gedung pencakar langit milik Bara yang sudah diberikan untuk dirinya. Di dalam hati Jo bertanya, Tuhan, kapan perasaan ini bisa bernyanyi kembali? Saya ingin melupakan Andara dari napas saya. Sebab, semua perasaan ini sudah tidak pantas lagi. Kata Jo tanpa suara. Jika saya memang layak untuk merasakan kebahagiaan, tolong berikan melodi agar hidup ini bisa lebih bernada. Pintanya dengan sepenuh hati. "Tuan," sapa seseorang dari luar dan itu adalah Sasmi, sekertaris Jo. Jo menatap dingin dan tajam seperti biasanya. Gara-gara tatapan ini, Sasmi sempat berniat untuk resign dari kantor karena ia begitu takut melihat pimpinannya tersebut. "Ya?" "Maaf, Tuan." Kepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN