Tak ada yang lebih indah daripada hari-hari yang dinaungi oleh payung cinta. Tidak ada yang lebih menyakitkan, daripada malam-malam penuh ketakutan akan kehilangan sosok yang diharapkan terus berteman hingga usia senja. Ini ketakutan yang lebih dalam daripada kejadian dulu, disaat Bara tertembak karena ingin melindungi dirinya dan Andara. Sebab kali ini, Jo sendirilah orang yang menjadi penyebab luka di raga Bara. Saat ini, Jonathan bergerak cepat untuk mengantar Bara ke rumah sakit terdekat dan dapat diandalkan. Kekhawatiran Jo kini beralih kepada sahabatnya, bukan lagi Aika. Apalagi ketika ia mencuri pandang terhadap perempuan favoritnya tersebut dan ternyata ia hanya sedikit terluka di bagian wajahnya. Setibanya di rumah sakit, Bara langsung dibawa ke ruang Instalasi Gawat Darurat u

