25. Tentang Briana

1321 Kata

Kamu tahu? Ternyata membalas ciuman itu rasanya membuat tubuhku sedikit merasa aneh. Perutku serasa tergelitik dan tubuhku terasa menghangat. Mana di tambah wajahku juga terasa sangat panas hingga rasanya seperti mau keluar asap. Dan yang paling parah adalah rasa malu yang sangat amat kuat. Hingga, ketika ciuman kami berakhir, aku langsung lari dari hadapan Tuan Barra dan masuk ke dalam toilet yang ada di tempat pelatihan. Pengecut? Memang. Aku akui kalau aku pengecut. Aku bener-bener malu dan serasa tak punya muka untuk bertemu dengan Tuan Barra lagi. Kalau kemarin-kemarin aku tidak sepengecut ini, karena waktu itu aku belum bisa menikmati secara detail rasa tentang ciuman. Dan tadi, aku merasa seperti orang gila, sebab keenakan rasa bibir Tuan Barra. Bahkan ketika Tuan Barra mau mengh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN